Selasa, 30 Mei 2017

OVERDOSIS OBAT

Overdosis Obat

Overdosis obat dapat disengaja atau tidak. Kejadian ini dapat terjadi karena penyalahgunaan obat-obatan terlarang antara lain : alkohol, agar penderitanya mabuk serta teler, atau ketika seseorang mengonsumsi obat medis — resep, nonresep, bahkan produk herbal — lebih dari takaran dosis yang direkomendasikan dan tubuhnya tidak sempat mengeluarkan kelebihan obat untuk menghindari efek samping yang berbahaya.
Overdosis obat dapat terjadi secara tiba-tiba, ketika penderita mengkonsumsi sejumlah besar dosis obat dikonsumsi dalam satu waktu, atau secara bertahap saat zat obat perlahan menumpuk dalam tubuh selama jangka waktu lama. Overdosis obat ialah kondisi gawat darurat medis.
Mengenali tanda dan gejala overdosis obat
Mengetahui tanda dan gejala overdosis dan tindakan yang tepat untuk dilakukan dapat membantu dapat menghindari tragedi. Seseorang tidak perlu untuk memiliki semua tanda atau gejalanya untuk digolongkan sebagai overdosis. Hanya menunjukkan satu-dua gejala masih dapat berarti mereka berada dalam kesulitan dan membutuhkan bantuan darurat.

Gejala overdosis obat yaitu :

•           Mual
•           Muntah
•           Kram perut
•           Diare
•           Pusing
•           Hilang keseimbangan
•           Kejang (tergantung situasi dan kondisi)
•           Mengantuk
•           Kebingungan
•           Kesulitan bernapas/tidak bernapas
•           Perdarahan internal
•           Halusinasi
•           Gangguan penglihatan
•           Mengorok berat
•           Kulit membiru
•           Koma

Tanda jika diri kita mengalami overdosis obat yaitu :

1. Kelelahan
Apakah dapat sering lelah dan memiliki energi rendah bahkan ketika dapat tidak melakukan apa pun sama sekali? Apakah dapat menemukan bahwa dapat merasa kekurangan napas?
2. Berulang jatuh, cedera, atau kecelakaan
Apakah dapat jatuh lebih sering daripada sebelumnya dan/atau apakah dapat menjadi lebih rentan kecelakaan?
3. Kehilangan atau menambah berat badan tanpa hal jelas
Apakah dapat tiba-tiba memperoleh atau kehilangan berat badan dan tidak tahu mengapa?
4. Kurangnya kebersihan pribadi
Apakah dapat tiba-tiba tidak tertarik untuk mandi, memakai deodoran, menyikat gigi, dan menjaga kebersihan tubuh dapat secara normal?
5. Kesulitan berkonsentrasi dan masalah memori
Pernahkah dapat memperhatikan bahwa dapat tidak dapat berkonsentrasi bahkan hal-hal sederhana atau bahwa dapat mengalami banyak kesulitan mengingat bagaimana melakukan tugas-tugas yang normal?
6. Perubahan dalam pola tidur
Apakah dapat memiliki masalah tidur dimalam hari karena dapat terjaga? Itu sulit bagi dapat untuk tetap terjaga selama sehari karena dapat sering merasa grogi?
7. Halusinasi visual atau auditori, delusi atau psikosis
Apakah dapat pernah memiliki halusinasi seperti: mendengar suara ketika tidak ada yang benar-benar mengatakan apa-apa, melihat lampu atau objek yang tidak benar-benar hadir atau mencium bau yang tidak benar-benar ada?
Apa tentang khayalan dimana dapat percaya bahwa dapat ialah diracuni, berjalan, memiliki penyakit ketika dapat tidak benar-benar sakit, atau bahwa dapats edang tertipu?
Apakah dapat menderita dari psikosis yang melibatkan tidak mampu untuk berhubungan dengan orang lain atau memahami kenyataan? Apakah dapat paranoid atau apakah dapat memiliki ide-ide yang salah tentang apa yang sedang terjadi di sekitar dapat atau dapat bahkan bingung tentang identitas dapat sendiri?
Jika dapat memiliki gejala-gejala tersebut, maka dapat bahwa dapat sedang overmedicated dan perlu mencari bantuan untuk menyingkirkan obat-obatan yang tidak perlu yang dapat menyebabkan dapat lebih banyak ruginya daripada baik.


Cara Mencegah Terjadinya Overdosis

Beberapa hal yang dapat dilakukan untuk mencegah terjadinya overdosis ialah:
         Tidak mengonsumsi satu obat berbarengan dengan obat lain.
         Jika dapat harus minum obat yang telah direkomendasikan oleh dokter, pastikan dapat mengonsumsinya sesuai dengan yang diresepkan.
         Jauhkan obat-obatan dari jangkauan anak-anak.
         Minumlah obat menggunakan alat takar yang sesuai. Karena terdapat sebagian pemberian obat yang menggunakan sendok serta ada pula yang menggunakan pipet tetes  untuk anak-anak.
         dapat harus paham ukuran pemberian obat yang biasa digunakan, yaitu ml (mililiter), sdt (sendok teh), dan sdm (sendok makan).
         Ukuran 1 sendok the disetarakan dengan 5 mililiter. Serta ukuran sendok makan ialah tiga kali lipat ukuran sendok teh.
         Baca petunjuk pemberian obat yang berada pada label kemasan.
         Ada obat untuk anak yang takaran pemberiannya berdasarkan berat badan. Pastikan dapat mengetahui berat badan anak dengan benar.
         Selalu periksa label kadaluarsa obat pada saat akan digunakan untuk menghindari kesalahan dalam penggunaan obat.
         Pemeriksaan obat sebelum diberikan, yaitu dengan cara memeriksa keutuhan kemasannya, periksa labelnya untuk mengetahui jenis obat, takaran pemberian, serta periksa kualitas obatnya dengan memastikan bau, warna, dan bentuknya tidak berubah.
         Simpan obat-obatan pada tempat yang tidak mudah terjangkau oleh anak-anak.
         Apabila ada anggota keluarga yang mengalami depresi, segera berikan perawatan kejiwaan untuk mencegahnya dalam mencelakai dirinya sendiri karena cara meminum obat berlebihan.
         Jangan anggap sepele ancaman bunuh diri.
           

Yang dapat dilakukan untuk menolong orang yang overdosis obat yaitu :

1. Segera menghubungi gawat darurat jika orang tersebut telah:
•           Ambruk atau tak sadarkan diri
•           Berhenti bernapas
Jika tidak mendapatkan respon dari seseorang yang tidak sadar, jangan menganggap mereka sedang tidur. Karena tidak semua overdosis terjadi dengan cepat, terkadang kejadian overdosis dapat memakan waktu berjam-jam hinngga korban overdosis kehilangan nyawanya. Tindakan yang diambil secepat mungkin di waktu-waktu kritis dapat menyelamatkan nyawa.
Apabila pasien overdosis telah sadar, kadang pasien terlihat paranoid, bingung, gusar, serta gelisah. Minta keluarga atau teman untuk menenangkan dirinya. Pertimbangkan untuk menghubungi polisi jika keselamatan pasien atau orang di sekitarnya terancam.
2. Jika ia tidak sadar dan tidak bernapas, mulai CPR
Personil gawat darurat yang berbicara pada dengan dapat di telepon dapat memandu dapat untuk melakukannya sampai bantuan tiba. Atau, contek langkah-langkah melakukan CPR, di sini.
3. Jika orang tersebut tidak sadar tapi bernapas
Baringkan ia di sisi tubuhnya. Pastikan jalan napas korban overdosis tetap terbuka dengan cara memiringkan kepala ke arah belakang serta mengangkat dagu. Posisi ini  dapat mencegah orang tersebut tersedak oleh muntahannya, jika ada. Beberapa obat dapat mengakibatkan pemanasan tubuh serius. Serta apabila korban overdosis mamakai baju yang berlapis maka, lepaskan pakaian yang tidak perlu untuk memungkinka permukaan kulit terkena serta untuk menstabilkan temperatur tubuhnya.
Periksa pernapasan serta pantau kondisi mereka sampai bantuan tiba. Jangan coba untuk memaksakan muntah, atau memberikan makan/minum.
4. Cari tahu dia overdosis obat apa
•           Apabila korban tersebut sadar, tanyakan apa yang ia konsumsi, seberapa banyak, kapan terakhir kali ia meminumnya, serta bagaimana ia mengonsumsinya (ditelan, dihirup, atau disuntikkan)
•           Jika korban tidak sadar, periksa sekelilingnya. Kumpulkan botol, plastik, jarum, atau suntikan yang dapat temukan dalam satu kantong plastik. Jika ada muntahan, ambil sedikit sampelnya. Ini bertujuan sebagai bukti untuk diberikan pada personil gawat darurat yang menanganinya dan dianalisis lebih jauh.
5. Sebaiknya tidak meninggalkan korban overdosis sendirian, karena seseorang yang sedang mengalami overdosis dapat masuk serta keluar dari kesadaran dirinya.


Senin, 22 Mei 2017

BATUK KERING ATAU BATUK TIDAK BERDAHAK

BATUK KERING ATAU BATUK TIDAK BERDAHAK

Batuk kering ialah batuk yang tidak mengeluarkan dahak. Kondisi-kondisi yang mampu menyebab terjangkitnya seseorang pada penyakit batuk kering yaitu melalui udara kering, iritan, alergi, naiknya asam lambung, dan flu. Batuk ini akan membuat Anda merasa tidak nyaman dan mengganggu dalam kegiatan sehari-hari. Pada umumnya, batuk akan berhenti dalam waktu tiga minggu. Akan tetapi, batuk kering akan terasa menyiksa apabila Anda tidak melakukan proses penyembuhan untuk meredakannya. Terlebih lagi dengan suara batuk yang bisa mengganggu lingkungan di sekitar Anda.

Oleh karena itu, apabila batuk kering sedang mendera, cobalah lakukan beberapa hal ini agar batuk lebih cepat mereda.

Penuhi kebutuhan cairan
Ketika seseorang terserang pilek atau flu, ada kemungkinan seseorang tersebut mengalami postnasal drip, yaitu adanya lendir di bagian belakang hidung dan tenggorokan. Postnasal drip mampu menyebabkan munculnya batuk kering. Mengonsumsi air putih yang cukup bisa membantu meringankan batuk kering sebab pasokan cairan berfungsi mengurangi pengumpulan lendir akibat flu. Cairan pula membuat tenggorokan Anda tetap lembap.
Anda disarankan untuk banyak mengonsumsi air hangat. Hindarilah mengonsumsi air yang terlalu panas sebab akan berdampak pada jaringan yang sudah meradang menjadi semakin teriritasi. Sebaliknya, air hangat justru akan lebih menghidrasi daripada air panas. Anda dapat mencoba teh hangat yang dicampur dengan adas manis dan kayu manis atau campuran teh hangat dengan kemangi, sedikit lada, dan rebusan jahe.
Jus nanas ialah salah satu sari pilihan minuman lain yang mampu meredakan batuk. Dalam hal ini, pada sebuah penelitian menyatakan bahwa jus nanas lima kali lebih efektif dalam meredakan batuk apabila dibandingkan dengan obat batuk. Kandungan dalam jus nanas pula bisa membantu melembutkan laring dengan tidak meninggalkan sisa-sisa (residu) yang  manjadi pemicu batuk. Berkumur-kumur air hangat yang sudah dicampurkan garam dengan posisi kepala ditengadahkan ke atas pun ialah salah satu cara lain yang mampu meringankan peradangan dan membantu mengurangi rasa sakit akibat batuk kering. Kemudian berkumurlah dengan air garam hangat tersebut ketika tenggorokan Anda terasa tidak nyaman atau bisa dilakukan sebelum tidur.
Anda pula bisa menggunakan herba untuk membantu mengurangi intensitas batuk kering. Memanfaatkan daun oregano sebanyak satu sendok makan yang direbus dengan secangkir air, rebuslah hingga panas panas, kemudian hirup aromanya.

Redakan dengan makanan yang menenangkan
Semangkuk sup ayam hangat bisa memberikan tiga manfaat sekaligus bagi Anda yang sedang menderita batuk kering. Pertama, rasa hangatnya membantu menenangkan tenggorokan. Kedua, uap hangatnya membantu membuka selaput pernapasan atas. Ke tiga,  dalam kandungan sup ayam terdapat protein yang membantu untuk menguatkan kembali kondisi fisik yang lemah akibat dari batuk kering.
Ketika batuk kering melanda, Anda pula bisa mengisap permen yang mengandung mentol. Senyawa ini diperoleh dari daun mint yang berguna sebagai penenang di bagian belakang tenggorokan. Kandungan dalam senyawa ini pula mampu membantu meredakan batuk.
Tenggorokan yang teriritasi akan terasa gatal sehingga membuat Anda sangat ingin batuk. Mengonsumsi madu mampu membantu mengurangi iritasi didalam tenggorokan. Kandungan dalam madu bermanfaat untuk melembapkan, menenangkan, dan mengurangi iritasi didalam tenggorokan Anda ketika mengalami peradangan dan batuk kering.

Kondisikan tubuh dan udara di sekitar tetap lembap
Pada kondisi tubuh yang lembap sangat bermanfaat dalam membantu meredakan batuk kering. Menghirup uap air akan membantu menjaga kelembapan. Caranya, rebus air sebanyak satu panci hingga mendidih. Setelah mendidih, pindahkan ke wadah yang aman. Posisikan kepala di atas panci tersebut agar Anda bisa menghirup uapnya. Gunakan handuk di atas kepala untuk memerangkap uap air agar tidak cepat hilang.

Pertimbangkan minum obat
Di dalam tubuh kita terdapat zat bernama histamin. Kandungan didalam zat histamin inilah yang mampu membuat drainase pada hidung dan tenggorokan, sehingga akan menyebabkan terjadinya batuk yang secara terus-menerus tanpa henti. Untuk meredakannya, Anda dapat mengonsumsi antihistamin.
Selain antihistamin, Anda bisa menggunakan dekongestan sebagai pereda batuk. Fungsinya ialah mengurangi postnasal drip pemicu batuk.
Meminum obat untuk meredakan batuk kering ini ada baiknya dilakukan proses pemilihan obat, dan Anda disarankan untuk berkonsultasi dahulu kepada dokter.

Dalam proses pemulihan untuk meredakan batuk kering dengan cara-cara tersebut, baiknya untuk menghindari sesuatu yang mampu memperparah batuk kering kembali lagi, seperti merokok. Dalam hal ini justru asap rokok ialah penyebab utama dari terjadinya batuk kering.

BATUK BERDAHAK

BATUK BERDAHAK         

Pada pembahasan sebelumnya, sudah dijelaskan mengenai batuk mulai dari pengertian, penyebab dan pengobatannya. akan tetapi pada pembahasan kali ini, pada dasarnya batuk terbagi menjadi dua jenis yaitu batu berdahak dan batuk tidak berdahak atau kering. dalam hal ini penjelasan mengenai kedua jenis batuk tersebut akan dirangkai secara terpisah.
marilah dimulai saja pembahasan mengenai :

Batuk berdahak terjadi ketika paru-paru Anda mengalami infeksi sehingga menghasilkan dahak lebih dari kadar normal. Akibatnya terbisa dahak pada tenggorokan yang keluar saat Anda batuk. Batuk ialah cara alami tubuh untuk membersihkan saluran pernapasan dari dahak agar bisa bernapas dengan lebih lega.
Salah satu penyebab utama batuk berdahak yaitu oleh pilek, pneumonia dan sinusitis. Akan tetapi kondisi ini bisa  menjadi gejala penyakit bronkitis kronis, gagal jantung, dan asma. Makin lama batuk menetap, maka makin tinggi risiko menbisa penyakit yang lebih serius. Kondisi ini lebih berisiko menyerang seorang perokok dan seorang yang memiliki kekebalan tubuh yang rendah.
  
Penyakit batuk ini umumnya  jarang diperiksakan ke dokter. Akan tetapi ada waktunya Anda perlu memeriksakan diri untuk mencegah risiko terjadinya batuk yang lebih parah. Waktu yang tepat untuk memeriksakan diri ke dokter yaitu :
·         Apabila batuk berdahak Anda tidak kunjung sembuh atau bahkan lebih parah, hingga lebih dari sepekan.
·         Apabila dahak yang keluar saat batuk berwarna hijau pekat atau merah muda berbusa.
·         Apabila terdapat darah dalam dahak Anda.
·         Gejala lain yang akan muncul pada penderita penyakit batuk berdahak diantaranya, yaitu : demam tinggi, nyeri dada, sesak napas, penurunan berat badan, ruam, mengi, telinga sakit, sakit kepala yang terus menerus.
·         Apabila Anda ialah perokok dan batuk Anda makin parah di malam hari.
·         Apabila Anda tiba-tiba merasakan gejala-gejala sakit kepala, nyeri otot, kelelahan.

Meredakan Batuk Berdahak
Dalam hal ini untuk menangani penyakit batuk berdahak ataupun penyakit yang disebabkan oleh virus, obat antibiotic tidak dibutuhkan. Untuk infeksi tidak begitu parah, obat batuk bisa meredakan batuk berdahak, akan tetapi hindari pemberian obat ini kepada anak-anak di bawah usia dua tahun.

Adapun beberapa karakteristik obat untuk penyakit batuk berdahak yang perlu diperhatikan, yaitu :
·         Obat batuk umumnya bermanfaat untuk mengencerkan dahak dan dikenal dengan sebutan ekspektoran agar dahak lebih mudah dikeluarkan ketika batuk.
·         Guaiphenesin atau bromhexine ialah bahan utama pereda batuk berdahak yang pula aman untuk ibu hamil. Walaupun begitu perlu diingat bahwa bahan ini tidak bisa menyembuhkan kondisi lebih serius yang melatarbelakangi.
·         Apabila batuk disertai demam, konsumsi ibuprofen atau parasetamol yang pula bisa membantu meredakan sakit pada tenggorokan.
Beragam macam obat batuk banyak tersedia di pasar. Akan tetapi ada kondisi tertentu yang harus diwaspadai diantaranya, yaitu :
·         Pada seseorang menderita diabetes, tekanan darah tinggi, sakit jantung, gangguan tiroid, gangguan pernapasan seperti asma.
·         Apabila batuk berdahak diderita balita di bawah dua tahun.
·         Apabila Anda sedang menyusui atau hamil sehingga memerlukan obat batuk yang idak membahayakan bayi.
·         Apabila Anda alergi terhadap obat-obatan, terutama kandungan dalam obat batuk.
Dalam hal ini penting untuk mengonsumsi obat-obatan dengan label dan peruntukan yang tepat untuk menangani batuk berdahak. Akan lebih baik apabila obat-obatan yang ingin dikonsumsi dikonsultasikan lebih dulu kepada dokter.
Akan tetapi sebelum mengonsumsi obat, ada beberapa cara sederhana yang bisa dilakukan untuk meringankan batuk berdahak.
·         Berkumur dengan air garam selama 60 detik, dengan waktu tiga kali sehari.
·         Perbanyak istirahat dan mengonsumsi cukup air mineral.
·         Jaga suhu tubuh agar tetap hangat. Mandi dengan air hangat bisa membantu mengencerkan dahak.
·         Hindari kontak langsung dengan penderita flu dan batuk.
Pada anak berusia enam tahun dan bahkan dibawah usia enam tahun dianjurkan untuk mengonsumsi bahan alami untuk meredakan batuk, seperti lemon dan madu. Kandungan dalam madu secara alami mampu membersihkan tenggorokan dan meredakan iritasi penyebab batuk. Dengan catatan, madu hanya bisa dikonsumsi oleh anak di atas usia setahun.
Seperti konsumsi obat pada umumnya, obat batuk sebaiknya pula tidak dikonsumsi dalam jangka panjang. Umumnya batuk bisa reda setelah 2-3 minggu, sehingga sebaiknya Anda memeriksakan diri ke dokter apabila setelah masa ini batuk tetap tidak kunjung reda.

Baiknya selama masih menderita penyakit batuk, tutupi mulut dengan masker agar batuk tidak menulari orang-orang yang berada di sekitar Anda.

Minggu, 21 Mei 2017

KEPUTIHAN

KEPUTIHAN
  
Semua wanita pasti pernah mengalami keputihan. Kondisi alami ini bermanfaat sebagai pembersihkan dan pelindung bagian vagina dari iritasi dan infeksi. Ibu hamil juga bisa mengalami keputihan yang berhubungan dengan kehamilan.
Waktu mengalami keputihan, seorang wanita akan mengeluarkan lendir dari vaginanya. Lendir yang diproduksi kelenjar dalam vagina dan serviks atau leher rahim ini akan keluar sambil membawa sel-sel mati serta bakteri sehingga vagina tetap bersih.

Ciri-ciri Keputihan
Jumlah, warna, serta kekentalan lendir keputihan tergantung di siklus menstruasi yang dialami oleh seorang wanita. Contohnya, jumlah lendir akan lebih banyak di masa subur atau menyusui.n Lendir yang normal umumnya berwarna bening hingga keputih-putihan dan tidak berbau. Lendir tersebut pula tidak disertai gatal-gatal atau rasa perih di daerah vagina.
Apabila mengalami keputihan dengan gejala berbeda, Anda sebaiknya wasdi. Keputihan yang tidak normal tidak sering bisa menjadi pertanda adanya penyakit tertentu. Misalnya, ada perubahan di warna dan kekentalan lendir, jumlah lendir yang berlebihan, bau lendir yang tajam, pendarahan di luar jadwal haid, serta rasa gatal di sekitar vagina dan nyeri di perut.
Keputihan yang tidak normal pula tidak sering dialami oleh remaja putri yang belum melewati masa pubertas dan wanita yang telah menopause. Karena itu, segera periksakan diri ke dokter apabila Anda, anak Anda, atau ada anggota keluarga lain yang mengalaminya.

Jenis-jenis Keputihan yang Tidak Normal
Keputihan yang tidak normal umumnya terjadi karena infeksi. Kondisi ini akan bisa menjadi indikasi dari penyakit-penyakit tertentu dan sebaiknya patut diwaspadai oleh kaum wanita khususnya. Berikut ini ialah penjelasan jenis-jenis keputihan yang tidak normal :
  • Keputihan yang keluar dengan lendir berwarna cokelat dan mengandung darah
Keputihan ini umumnya disebabkan oleh siklus menstruasi yang tidak teratur. Tetapi tetap harus diwaspadai karena walau jarang, kondisi ini bisa menjadi indikasi dari kanker serviks atau rahim.
  • Keputihan disertai rasa nyeri atau pendarahan
Rasa nyeri di tulang panggul atau saat buang air kecil serta munculnya pendarahan di luar siklus menstruasi atau setelah berhubungan seks yang menyertai keputihan, bisa mengindikasikan gonore atau chlamydia (klamidia). Apabila dibiarkan, kedua penyakit menular seksual ini bisa memicu infeksi serius di organ reproduksi wanita. Karena itu, segera temui dokter untuk menjalani pengobatan dengan antibiotik.
  • Keputihan yang keluar dengan lendir berwarna hijau, kuning dan berbuih
Jenis keputihan ini biasanya disebabkan oleh trikomoniasis, yaitu penyakit menular seksual yang disebabkan oleh parasit Trichomonas vaginalis. Lendir akibat infeksi ini umumnya berjumlah banyak, berbau amis, disertai dengan rasa perih saat buang air kecil. Pembengkakan dan gatal-gatal di area vagina, nyeri saat buang air kecil dan berhubungan intim pula akan dialami oleh penderita trikomoniasis. Infeksi ini bisa diatasi dengan pemberian antibiotik.
  • Keputihan disertai luka melepuh di sekitar genital
Penyebab jenis keputihan tidak normal ini umumnya ialah herpes genital. Penyakit ini akan menyebabkan munculnya lepuhan yang terasa sakit di area organ intim. Metode pengobatannya dilakukan dengan konsumsi tablet antivirus. akan tetapi, kekambuhan mungkin terjadi karena virusnya tetap berada dalam tubuh pengidap walau gejala-gejalanya sudah hilang.
  • Keputihan dengan lendir kental, berwarna putih, dan disertai rasa gatal
Keputihan ini dipicu oleh infeksi jamur di vagina. Indikasinya berupa lendir yang kental, tanpa bau, dan berwarna putih seperti susu kental. Gejala-gejala lain yang menyertainya bisa berupa rasa gatal dan perih di sekitar vagina. Pada infeksi ini tidak akan menular melalui hubungan seks dan hanya dialami oleh sebagian besar wanita. Pengobatannya bisa dilakukan dengan obat antijamur yang dijual bebas di apotek.
  • Keputihan dengan lendir encer berwarna putih atau abu-abu dan berbau amis
Perubahan keseimbangan di jumlah bakteri normal di vagina bisa menyebabkan vaginosis bakterialis. Lendir keputihan yang muncul akan berbau amis, encer, dan berwarna putih atau abu-abu, namun tidak disertai rasa gatal atau iritasi. Ini juga termasuk infeksi yang umum terjadi dan tidak menular melalui hubungan seks. Infeksi ini bisa ditangani dengan antibiotik.

Proses Diagnosis keputihan
Sebelum melakukan pemeriksaan fisik dilakukan, dokter akan mengidentifikasi dengan beberapa pertanyaan terlebih dahulu mengenai riwayat kesehatan Anda, dan tanda-tanda yang dialami. Pertanyaan seputar gejala yang mungkin ditanyakan antara lain ialah waktu awal munculnya keputihan, riwayat hubungan seksual, serta deskripsi keputihan yang Anda alami seperti bau, warna, serta ada tidaknya rasa gatal, nyeri, atau sensasi seperti terbakar.
Kemudian dokter akan mengambil sejumlah cairan keputihan dan melakukan pemeriksaan Pap smear untuk dilakukan pemerikasaan lebih lanjut di laboratorium.

Pengobatan dan Pencegahan Keputihan

Jenis pengobatan keputihan sangat bergantung dari penyebabnya. Contohnya, apabila keputihan disebabkan oleh jamur, maka dokter akan meresepkan obat antijamur untuk Anda. Seperti jenis obat pil yang diminum sampai obat krim yang dioleskan pada bagian dalam kemaluan. Keputihan bisa dihindari dengan berbagai cara, antara lain membersihkan vagina secara teratur dengan air hangat dan sabun tanpa kandungan bahan kimia. Misalnya, seperti membersihkan vagina dari arah depan ke belakang yang dilakukan sebagai upaya untuk mencegah bakteri masuk ke dalam vagina. Menggunakan pakaian dalam dari bahan katun yang lembut akan membantu proses pencegahannya.

Jumat, 19 Mei 2017

ASAM LAMBUNG

ASAM LAMBUNG

Asam lambung ialah suatu jenis penyakit yang umum dan cukup sering terjadi pada banyak orang. Penyakit yang dalam istilah medisnya dikenal dengan istilah GERD atau Gastro Esophagel Reflux Disease ini ialah kondisi dimana kadar kandungan asam yang berada di dalam lambung mengalami peningkatan dan jauh dari kadar kandungan asam lambung yang normal.
Kondisi dari normalnya kadar kandungan asam lambung seseorang umumnya berada pada level keasaman 1.5 sampai 3.5 ph. Pada umumnya pula kondisi asam lambung yang naik akan menimbulkan ketidaknyamanan bagi penderitanya. Akan tetapi, bukan berarti pada kadar asam lambung yang rendah pun dalam kategori baik. Asam lambung yang rendah akan membuat produksi protein untuk pencernaan menjadi terhambat, sehingga sulit untuk mencerna makanan yang masuk ke dalam lambung.
Asam lambung pada dasarnya memiliki fungsi yang sangat penting bagi tubuh manusia, terutama dalam proses pencernaan. Diantaranya, yaitu :
1.         Mematikan bakteri penyakit yang masuk ke dalam lambung
2.         Menstabilkan kandungan gula
3.         Membantu pembentukan protein enzim pencernaan di lambung

PENYEBAB PENYAKIT ASAM LAMBUNG
Penyakit asam lambung umumnya disebabkan oleh lower esophageal sphinchter (LES) yang tidak berfungsi dengan baik. LES ialah lingkaran otot di bagian bawah esofagus yang berfungsi sebagai ‘penjaga gerbang’. Ketika sedang makan, otot LES akan rileks dan membiarkan makanan masuk ke dalam lambung. Setelah makanan lewat, otot LES akan menjadi tegang dan menutup agar asam lambung dan makanan tidak naik kembali dari lambung ke esofagus atau kerongkongan.
di penderita penyakit asam lambung, LES mengalami kelemahan. Akibatnya, asam lambung bisa lolos dan naik kembali ke esofagus. Penderita akan merasakan nyeri ulu hati atau sensasi terbakar di dada dan perut menjadi terasa tidak enak.
Walaupun belum diketahui kepastian dari penyebab melemahnya LES, terdapat beberapa faktor risiko yang berhubungan dengan kondisi tersebut. Yang pertama ialah kelebihan berat badan atau obesitas. Orang yang berbadan gemuk memiliki tekanan yang lebih tinggi di dalam lambungnya dibandingkan dengan orang yang berat badannya ideal. Tekanan yang tinggi ini diduga melemahkan otot LES.
Faktor yang kedua ialah terlalu banyak mengonsumsi makanan berlemak. Makanan berlemak memerlukan waktu pencernaan lebih lama di dalam perut sehingga asam lambung yang diproduksi akan lebih banyak dan risiko untuk naik kembali ke esofagus pula lebih tinggi.
Faktor yang ketiga ialah terlalu banyak mengonsumsi kopi, cokelat, atau alkohol, serta suka merokok. Unsur-unsur ini membuat otot LES menjadi rileks sehingga asam lambung bisa naik ke kerongkongan.
Faktor yang keempat ialah kehamilan. Seorang wanita yang sedang hamil akan mengalami perubahan hormon, dalam hal inilah yang bisa melemahkan LES. Selain itu akan terjadi peningkatan tekanan di perut.
Lalu faktor yang kelima ialah menderita hiatus hernia. Ini ialah kondisi ketika sebagian dari lambung terdorong hingga melewati diafragma. LES melemah di penderita hernia hiatus. Faktor stres pula berperan dalam membuat LES menjadi lemah.
Selain itu, penderita diabetes pula lebih berisiko menderita penyakit asam lambung. Kadar gula yang tinggi mampu merusak saraf yang mengendalikan otot perut. Akibatnya, makanan tinggal di dalam perut lebih lama sebelum berlanjut ke usus halus. Pada kondisi seperti ini akan memberi peluang pada asam lambung untuk naik ke kerongkongan.
Selain faktor-faktor di atas, obat-obatan pula bisa memberi dampak kedi melemahnya otot LES. Terhadap penderita tekanan darah tinggi atau hipertensi, pemberian obat penghambat kalsium (calcium-channel blockers) bisa menjadi salah satu langkah pengobatan. Obat ini bisa melemahkan sistem kerja LES. Selain itu, nitrat yang dipakai untuk mengobati angina pula bisa melemahkan LES.

DIAGNOSIS PENYAKIT ASAM LAMBUNG
Untuk mengetahui apakah Anda menderita penyakit asam lambung atau GERD, dokter cukup menanyakan gejala-gejala yang dialami dan dia bisa menentukan diagnosisnya.
Tes lebih lanjut hanya dianjurkan apabila Anda merasakan sakit atau kesulitan saat menelan, serta apabila gejala tidak mereda setelah mengonsumsi obat-obatan. Tes lanjut dilakukan untuk kepastian dari gejala yang terjadi bukan hanya disebabkan oleh penyakit lainya seperti sindrom iritasi usus besar (IBS).
Berikut ini beberapa tes lanjutan yang mungkin akan disarankan dokter untuk memeriksa penyakit asam lambung atau GERD.
§  Manometri. Tes ini dilakukan untuk memeriksa fungsi otot LES.
§  Endoskopi. Pemeriksaan memakai alat endoskop untuk memastikan diagnosis GERD dan pula untuk melihat apakah ada dinding esofagus yang rusak karena asam.
§  Pemantauan keasaman di esofagus. Pengukuran pH atau keasaman di esofagus perlu dilakukan apabila hasil endoskopi belum bisa memastikan adanya penyakit GERD. Diagnosis GERD bisa dipastikan apabila pH di esofagus terbukti naik drastis setelah waktu makan.
§  Tes darah. Tes darah akan dilakukan oleh dokter untuk memastikan adanya kondisi anemia yang menjadi tanda terjadinya perdarahan internal.
§  Tes barium. Tes ini bertujuan untuk memeriksa apabila ada hambatan atau masalah di saat menelan makanan atau minuman. Tes ini bisa menunjukkan apabila ada masalah di otot saluran pencernaan saat sedang menelan. Barium ialah zat kimia aman dan tidak beracun yang bisa terlihat dengan jelas oleh sinar X. Larutan barium akan diminum, lalu dilakukan pemindaian sinar X untuk mengetahui masalahnya.


Kamis, 18 Mei 2017

ADRENALIN

ADRENALIN

Adrenalin (epinefrin) ialah zat yang dilepaskan ke dalam aliran darah oleh kelenjar adrenal. Hormon ini dikenal sebagai hormon “stres”, karena sekresinya meningkat selama stres dan ketegangan. Adrenalin menyebabkan perubahan dalam tubuh, seperti denyut nadi dipercepat, dilatasi pupil, dan aliran darah meningkat ke otot-otot ekstremitas bawah. Digunakan secara medis, adrenalin berfungsi untuk resusitasi, pada Asma (melebarkan bronkus), pada operasi (menyempitkan pembuluh darah dan mengurangi perdarahan) dan banyak lagi.

Adrenalin atau yang juga dikenal sebagai epinefrin ialah hormon stres yang diproduksi oleh kelenjar adrenal. Adrenalin bisa membuat jantung berdetak lebih cepat, memperkuat kekuatan kontraksi jantung, dan membuka bronkiolus (kantong udara) di paru-paru.
Sekresi adrenalin ialah salah salah satu reaksi tubuh manusia ketika merespon rasa takut, panik, dan merasa terancam. Selain tubuh kita yang bisa mengeluarkan adrenalin dari kelenjar adrenal, tidak jarang juga adrenalin sengaja dimasukkan ke dalam tubuh melalui beragam metode dengan beragam tujuan.

Macam-macam metode tersebut contohnya dengan menyuntikkanya ke dalam pembuluh darah, ke dalam otot, ke lapisan bawah kulit, atau dengan menghirupnya. Tujuannya pun beragam, yaitu :
·         Mengatasi pendarahan yang terletak superfisial (dekat dengan permukaan kulit)
·         Mengatasi henti jantung
·         Meredakan reaksi anafilaksis (reaksi alergi yang menyebar ke seluruh tubuh dan bisa menyebabkan kematian)
·         Meringankan gejala batuk croup (batuk yang umumnya disebabkan oleh bakteri C.Diphtheriae dan berbunyi seperti mengonggong),
·         Sebagai pengobatan pilihan terakhir untuk asma.
Akan tetapi terdapat efek samping yang umumnya terjadi yaitu tubuh berkeringat, bagian tubuh dan tangan gemetar, serta rasa gelisah.

Hubungannya Adrenalin dan Stres
Pada saat Anda stres, adrenalin akan dikeluarkan dan meningkatkan detak jantung Anda, meningkatkan tekanan darah, dan meningkatkan pasokan energi di dalam tubuh.
Kortisol, sebagai hormon stres yang utama, juga akan dihasilkan tubuh dan meningkatkan glukosa atau gula darah di dalam aliran darah tubuh. Tidak hanya itu, kortisol juga akan meningkatkan penggunaan glukosa oleh otak Anda.
Kortisol ini akan menekan sistem pencernaan, sistem reproduksi, dan proses pertumbuhan. Sistem kekebalan tubuh dan bagian otak yang mengontrol suasana hati, rasa takut, serta motivasi di dalam diri Anda, juga akan terpengaruh.
Apabila stres yang Anda alami tidak terjadi dalam jangka waktu yang panjang, kondisi di dalam tubuh Anda akan kembali normal. Tekanan darah akan menjadi normal kembali, detak jantung pun kembali normal seiring menurunnya tingkat hormon kortisol dan adrenalin.

Dalam masalah ini apabila stres yang dialami datang kembali bahkan berkepanjangan, maka kesehatan Anda akan terancam. Maka dari itu artinya hormon stres di dalam tubuh akan mengganggu hampir semua proses tubuh Anda. Sehingga, Anda akan mengalami peningkatan berat badan, gangguan tidur, gangguan pencernaan, meningkatnya risiko penyakit jantung, depresi, merasa gelisah, serta penurunan konsentrasi dan daya ingat.
Pada setiap manusia akan bereaksi berbeda terhadap tekanan dari lingkungannya. Dalam hal ini sebab adanya reaksi terhadap stres dipengaruhi oleh faktor genetik dan pengalaman hidupnya. Pada setiap manusia pula mempunyai gen pengontrol stres yang memiliki batas maksimum berbeda-beda, akan tetapi gen inilah yang nantinya akan menentukan kewajaran reaksi seseorang ketika mengalami stres. Seseorang yang memiliki trauma di masa lalu, umumnya lebih mudah menjadi stres terhadap tekanan yang ringan. Contohnya dalam kehidupan seseorang yang pernah ditelantarkan, dianiaya, menjadi korban kejahatan, mengalami kecelakaan, petugas pemadaman kebakaran, dan pasukan polisi ataupun militer.
Stres bisa dihindari dengan hubungan pertemanan yang sehat, melakukan olahraga teratur, menjaga pola makan sehat, perbanyak melakukan hal yang menyenangkan dan memiliki sifat humoris, dan rutin bermeditasi atau melakukan teknik relaksasi seperti membayangkan situasi yang nyaman dan indah. Selain itu, tidur yang cukup juga tidak kalah pentingnya. Bahkan apabila diperlukan, pada kondisi tertentu konsultasikanlah dengan konselor atau bicara dengan kerabat mengenai masalah yang sedang Anda alami tentunya yang bisa anda percayai.

Adrenalin memang dibutuhkan pada keadaan tertentu oleh tubuh agar mencapai suatu kondisi yang stabil. Akan tetapi,  apabila berlebihan, hormon yang muncul ketika berlangsungnya stres ini pula tidaklah bagus untuk kesehatan tubuh. Ada baiknya, jagalah kesehatan dan keseimbangan hormon Anda dengan menjalani hidup sehat dan miliki pengendalian terhadap diri yang baik.

MUNTABER

MUNTABER

Muntaber ialah salah satu gangguan pencernaan sehingga berdampak pada seseorang yang mengalami muntah dan berak secara bersamaan ataupun terpisah dan berkali-kali, dalam hal ini akan menjadikan penderita kehabisan cairan di dalam tubuh. Apabila gangguan pencernaan yang satu ini tidak segera diatasi maka bisa dengan cepat membawa seseorang di kondisi yang membahayakan jiwanya.
Muntaber ini salah satu penyakit yang umumnya sering di derita oleh masyarakat Indonesia.  Selain penyakit pernapasan, kulit dan paru, dan bisa di derita oleh siapa saja, tanpa memandang status sosial ekonomi, umur, mulai dari bayi sampai lansia, semua bisa saja terkena muntaber. Muntaber disebabkan oleh  kuman berupa bakteri dan virus, alergi, keracunan dan penyebab lainya. Penderita terkena infeksi saluran nafas atau infeksi saluran kencing atau penyakit tipus sebelum terserang muntaber. Tetapi yang paling sering menjadi menyebabkan muntaber ialah bakteri E. coli yang menyerang usus. Pada umumnya muntaber akan terjadi apabila seseorang mengkonsumsi makanan yang sudah tercemar dengan bakteri E. coli.  E. coli ialah nama bakteri yang paling dikenali oleh orang awam diantara nama-nama bakteri lainnya. Bakteri ini ialah penyebab penyakit muntaber yang seringkali menimbulkan ledakan kasus atau outbreak di suatu daerah. E. coli yang ialah penyingkatan dari Escherichia coli sebenarnya ialah bakteri yang sudah ada di dalam tubuh manusia khususnya di dalam sistem pencernaan dan tidak menimbulkan penyakit.

Kenali Gejalanya
Bakteri yang masuk ke dalam saluran cerna lewat makanan yang telah tercemar akan menimbulkan radang di saluran cerna sehingga muncul gejala seperti sakit perut, kembung, mual dan muntah-muntah. Muntaber bisa pula disertai dengan gejala demam tinggi yang mencapai suhu tubuh 38°C bahkan lebih, kepala pusing, tidak nafsu makan, lemas, dan elastisitas kulit menurun. Beberapa anak bahkan mengalami halusinasi apabila sudah mencapai taraf kekurangan cairan elektrolit dalam tubuh.

Cara Memberikan Oralit
apabila di rumah sudah tersedia oralit dalam kemasan, maka bisa diberikan kedi penderita dengan cara :
1.         Baca aturan pakai dan ikuti instruksi yang tertulis dalam kemasan agar dalam hal ini tidak terjadi kesalahan dalam mencampur serbuk oralit dengan air sehingga jumlahnya berlebihan atau justru kurang.
2.         Konsultasikan dengan tenaga kesehatan apabila ragu-ragu dalam memberikan oralit.
3.         Oralit dikonsumsi sedikit demi sedikit namun sering, hal ini sebagai upaya agar tidak semakin merangsang terjadinya muntah.
4.         apabila Anda hendak memberikan oralit di anak-anak sebaiknya menggunakan sendok dan jangan dengan botol.
5.         apabila terjadi muntah ketika pengonsumsian oralit, tunggulah hingga 10 menit kemudian lanjutkan dengan pengonsumsian oralit secara perlahan-lahan.
           
Cara Mencegah Muntaber
§  Mengkonsumsi makanan bergizi seimbang dan dalam jumlah yang cukup
§  Penggunaan air bersih untuk minum
§  Mencuci tangan sesudah buang air besar dan sebelum makan
§  Membuang tinja, termasuk tinja bayi di tempatnya
§  Menjaga kebersihan jamban keluarga
§  Menjaga kebersihan rumah, terutama kamar mandi, WC dan dapur
§  Menjaga kebersihan peralatan makan
§  Mencuci sayuran, buah, dan bahan makanan sebelum dimasak
§  Memisahkan perangkat anggota keluarga yang terkena muntaber supaya tidak menular di yang lain
§  Apabila Anda mempunyai bayi maka berikan ASI eksklusif sampai dengan 6 bulan dan melanjutkan pemberian ASI sampai 2 tahun pertama kehidupan serta sebisa mungkin menghindari penggunaan susu botol.