Senin, 22 Mei 2017

BATUK KERING ATAU BATUK TIDAK BERDAHAK

BATUK KERING ATAU BATUK TIDAK BERDAHAK

Batuk kering ialah batuk yang tidak mengeluarkan dahak. Kondisi-kondisi yang mampu menyebab terjangkitnya seseorang pada penyakit batuk kering yaitu melalui udara kering, iritan, alergi, naiknya asam lambung, dan flu. Batuk ini akan membuat Anda merasa tidak nyaman dan mengganggu dalam kegiatan sehari-hari. Pada umumnya, batuk akan berhenti dalam waktu tiga minggu. Akan tetapi, batuk kering akan terasa menyiksa apabila Anda tidak melakukan proses penyembuhan untuk meredakannya. Terlebih lagi dengan suara batuk yang bisa mengganggu lingkungan di sekitar Anda.

Oleh karena itu, apabila batuk kering sedang mendera, cobalah lakukan beberapa hal ini agar batuk lebih cepat mereda.

Penuhi kebutuhan cairan
Ketika seseorang terserang pilek atau flu, ada kemungkinan seseorang tersebut mengalami postnasal drip, yaitu adanya lendir di bagian belakang hidung dan tenggorokan. Postnasal drip mampu menyebabkan munculnya batuk kering. Mengonsumsi air putih yang cukup bisa membantu meringankan batuk kering sebab pasokan cairan berfungsi mengurangi pengumpulan lendir akibat flu. Cairan pula membuat tenggorokan Anda tetap lembap.
Anda disarankan untuk banyak mengonsumsi air hangat. Hindarilah mengonsumsi air yang terlalu panas sebab akan berdampak pada jaringan yang sudah meradang menjadi semakin teriritasi. Sebaliknya, air hangat justru akan lebih menghidrasi daripada air panas. Anda dapat mencoba teh hangat yang dicampur dengan adas manis dan kayu manis atau campuran teh hangat dengan kemangi, sedikit lada, dan rebusan jahe.
Jus nanas ialah salah satu sari pilihan minuman lain yang mampu meredakan batuk. Dalam hal ini, pada sebuah penelitian menyatakan bahwa jus nanas lima kali lebih efektif dalam meredakan batuk apabila dibandingkan dengan obat batuk. Kandungan dalam jus nanas pula bisa membantu melembutkan laring dengan tidak meninggalkan sisa-sisa (residu) yang  manjadi pemicu batuk. Berkumur-kumur air hangat yang sudah dicampurkan garam dengan posisi kepala ditengadahkan ke atas pun ialah salah satu cara lain yang mampu meringankan peradangan dan membantu mengurangi rasa sakit akibat batuk kering. Kemudian berkumurlah dengan air garam hangat tersebut ketika tenggorokan Anda terasa tidak nyaman atau bisa dilakukan sebelum tidur.
Anda pula bisa menggunakan herba untuk membantu mengurangi intensitas batuk kering. Memanfaatkan daun oregano sebanyak satu sendok makan yang direbus dengan secangkir air, rebuslah hingga panas panas, kemudian hirup aromanya.

Redakan dengan makanan yang menenangkan
Semangkuk sup ayam hangat bisa memberikan tiga manfaat sekaligus bagi Anda yang sedang menderita batuk kering. Pertama, rasa hangatnya membantu menenangkan tenggorokan. Kedua, uap hangatnya membantu membuka selaput pernapasan atas. Ke tiga,  dalam kandungan sup ayam terdapat protein yang membantu untuk menguatkan kembali kondisi fisik yang lemah akibat dari batuk kering.
Ketika batuk kering melanda, Anda pula bisa mengisap permen yang mengandung mentol. Senyawa ini diperoleh dari daun mint yang berguna sebagai penenang di bagian belakang tenggorokan. Kandungan dalam senyawa ini pula mampu membantu meredakan batuk.
Tenggorokan yang teriritasi akan terasa gatal sehingga membuat Anda sangat ingin batuk. Mengonsumsi madu mampu membantu mengurangi iritasi didalam tenggorokan. Kandungan dalam madu bermanfaat untuk melembapkan, menenangkan, dan mengurangi iritasi didalam tenggorokan Anda ketika mengalami peradangan dan batuk kering.

Kondisikan tubuh dan udara di sekitar tetap lembap
Pada kondisi tubuh yang lembap sangat bermanfaat dalam membantu meredakan batuk kering. Menghirup uap air akan membantu menjaga kelembapan. Caranya, rebus air sebanyak satu panci hingga mendidih. Setelah mendidih, pindahkan ke wadah yang aman. Posisikan kepala di atas panci tersebut agar Anda bisa menghirup uapnya. Gunakan handuk di atas kepala untuk memerangkap uap air agar tidak cepat hilang.

Pertimbangkan minum obat
Di dalam tubuh kita terdapat zat bernama histamin. Kandungan didalam zat histamin inilah yang mampu membuat drainase pada hidung dan tenggorokan, sehingga akan menyebabkan terjadinya batuk yang secara terus-menerus tanpa henti. Untuk meredakannya, Anda dapat mengonsumsi antihistamin.
Selain antihistamin, Anda bisa menggunakan dekongestan sebagai pereda batuk. Fungsinya ialah mengurangi postnasal drip pemicu batuk.
Meminum obat untuk meredakan batuk kering ini ada baiknya dilakukan proses pemilihan obat, dan Anda disarankan untuk berkonsultasi dahulu kepada dokter.

Dalam proses pemulihan untuk meredakan batuk kering dengan cara-cara tersebut, baiknya untuk menghindari sesuatu yang mampu memperparah batuk kering kembali lagi, seperti merokok. Dalam hal ini justru asap rokok ialah penyebab utama dari terjadinya batuk kering.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar